Rabu, Juni 11, 2008

sebelum semua terlambat..


thanks buat valens yang udah ngirim inspirational e-mail ini ke aku
bener-bener terharu... hiks hiks hiks T__T
sebelum semua terlambat,
katakan apa yang ingin dikatakan
lakukan apa yang ingin kamu lakukan
bahagiakan dirimu, dan orang-orang yang kamu kasihi

Setiap Hari Dalam Hidupmu adalah Istimewa....




Sahabatku membuka laci tempat istrinya menyimpan underwear.
Dia membuka bungkusan berbahan sutra "Ini, ......", dia berkata,
"Bukan bungkusan yang asing lagi....."

Dia membuka kotak itu dan memandang underwear berbahan sutra serta kotaknya.
"Istriku membeli ini ketika pertama kali kami pergi ke New York,
Kira-kira 8 atau 9 tahun yang lalu.
Dia tidak pernah mengeluarkan bungkusan ini apalagi mengenakannya.
Karena menurut dia, hanya akan dia gunakan untuk kesempatan yang istimewa."

Dia melangkah ke dekat tempat tidur dan meletakkan bungkusan tersebut
Di dekat pakaian yang dia pakai ketika pergi ke pemakaman.
Istrinya baru saja meninggal.
Dia menoleh padaku dan berkata:
"JANGAN PERNAH MENYIMPAN SESUATU UNTUK KESEMPATAN ISTIMEWA, KARENA SETIAP
HARI DALAM HIDUPMU ADALAH ISTIMEWA!"

Aku masih berpikir bahwa kata-kata itu akhirnya mengubah hidupku.
Sekarang aku lebih banyak membaca dan mengurangi bersih-bersih.
Aku duduk di sofa tanpa khawatir tentang apapun.
Aku meluangkan waktu lebih banyak bersama keluargaku
dan mengurangi waktu bekerjaku.
Aku mengerti bahwa kehidupan seharusnya menjadi sumber pengalaman
Supaya bisa hidup, tidak semata-mata supaya bisa survive (bertahan hidup)
saja. Aku tidak berlama-lama menyimpan sesuatu.
Aku menggunakan gelas-gelas kristal kesayanganku setiap hari.
Aku akan mengenakan pakaian baru untuk pergi ke Supermarket, jika aku
menyukainya. Aku tidak akan menyimpan parfum specialku untuk kesempatan
istimewa, aku menggunakannya kemana pun aku menginginkannya.
Kata-kata "Suatu Hari ....." Dan "Suatu saat nanti....." sudah lenyap dari
kamusku. Jika dengan melihat, mendengar dan melakukan sesuatu ternyata bisa
menjadi berharga, aku ingin melihat, mendengar atau melakukannya sekarang.
Aku ingin tahu apa yang dilakukan oleh istri temanku itu apabila dia tahu
dia tidak akan ada di sana pagi berikutnya,
Ini yang tak seorangpun mampu mengatakannya.

Aku berpikir, jika mungkin dia tahu, malam sebelumnya dia pasti sedang
mengenakan underwear kesayangannya itu. Atau sehari sebulumnya dia akan
menelepon rekan-rekannya serta sahabat terdekatnya. Barangkali juga dia akan
menelpon teman lama untuk berdamai atas perselisihan yang pernah mereka
lakukan. Mungkin dia akan pergi makan Martabak Spesial, makanan favoritnya
bersama suaminya. Semua ini adalah hal-hal kecil yang mungkin akan Kita
sesali jika tak sempat Kita lakukan. Kita akan menyesalinya, karena Kita
tidak akan lebih lama lagi melihat orang-orang yang Kita sayangi.

Aku teringat orang-orang yang aku kasihi
Aku akan menyesal dan merasa sedih,
Jika aku tidak sempat mengatakan betapa aku sangat mencintai mereka.
Sekarang, aku akan mencoba untuk tidak menunda
Atau menyimpan apapun yang bisa membuatku tertawa
dan bisa membuatku menikmati hidup.
Dan setiap pagi, aku akan berkata kepada diriku sendiri
Bahwa Hari ini adalah Hari yang istimewa bagiku.
Setiap Hari, setiap jam, setiap menit, adalah istimewa.

Apabila kamu membaca pesan ini,
Itu karena ada seseorang yang peduli padamu
Dan mungkin karena ada seseorang yang seharusnya kamu pedulikan.
Jika kamu terlalu sibuk untuk membaca pesan ini
dan kamu berkata kepada dirimu sendiri
Bahwa kamu akan membaca "suatu saat nanti....."
Ingatlah bahwa "suatu saat nanti" itu sangat jauh.
Dan mungkin tidak akan pernah datang padamu.....


Terinspirasi dari cerita Therry Tjhung

Tidak ada komentar: